Rabu, 15 Mei 2019

Adab Menuntut Ilmu

Adab Menuntut Ilmu (bag. 1)

Adab Menuntut Ilmu (bag. 1)
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari Kiamat, amma ba’du:
Ilmu memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam, bahkan ayat yang pertama turun adalah ayat yang mengajak untuk belajar. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,” (QS. Al ‘Alaq: 1)
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga sampai bersumpah dengan sarana untuk memperoleh ilmu, yaitu pena. Dia berfirman, “Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,” (QS. Al Qalam: 1)
Sunah juga menguatkan kedudukan ilmu sampai-sampai menjadikan usaha ntuk memperoleh ilmu sebagai jalan ke surga. Rasulllah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقاً يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْماً سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقاً إِلَى الْجَنَّةِ
Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Tirmidzi)
Bahkan pahala ilmu akan terus mengalir setelah pemiliknya wafat. Rasulllah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Apabila seseorang meninggal, maka terputuslah amalnya selain tiga perkara; sedekah jaariyah, ilmu yang dimanfaatkan atau anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Para penuntut llmu juga merupakan wasiat Rasulllah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dimana para pengajar diperintahkan berbuat baik kepada mereka. Beliau bersabda,
سَيَأْتِيْكُمْ أَقْوَامٌ يَطْلُبُوْنَ الْعِلْمَ فَإِذَا رَأَيْتُمُوْهُمْ فَقُوْلُوْا لَهُمْ   مَرْحَبًا بِوَصِيَّةِ رَسُوْلِ اللهِ وَ أَفْتُوْهُمْ
Akan datang kepadamu orang-orang yang mencari ilmu, maka apabila kamu melihat mereka, ucapkanlah kepada mereka, “Selamat datang kepada wasiat Rasulllah shallallahu ‘alaihi wa sallam”, dan berlah fatwa kepada mereka.” (HR. Ibnu Majah dari Abu Sa’id, dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 3651)
Ilmu juga merupakan jalan bagi seorang muslim untuk mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Oleh karena itu, ahli lmu adalah orang yang paling takut kepada Allah (lihat surat Fathir: 28).

Pembagian Ilmu

Ilmu terbagi menjadi dua bagian; fardhu ‘ain dan fardhu kifayah.
Fardhu ‘ain adalah ilmu yang setiap muslim wajib mengetahuinya, seperti ilmu tentang Tuhannya, agamanya dan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun yang fardhu kifayah adalah llmu yang harus ada di kalangan kaum muslimin untuk menopang kehidupan mereka, seperti ilmu kedokteran, industri, dsb.

Adab Menuntut Ilmu

Dalam menuntut ilmu ada beberapa adab yang perlu diperhatikan, namun sebelumnya perlu kiranya dketahui tentang pentingnya adab tersebut.
Burhanuddin az-Zarnuji berkata, “Orang-orang yang hadir di majlis ilmu itu banyak, namun mengapa yang keluar (berhasil) hanya sedikit? Hal itu, karena kebanyakan mereka tidak mengerjakan adab penuntut ilmu.”
Ibnul Mubarak berkata, “Aku belajar ilmu selama dua puluh tahun, dan aku belajar adab ilmu selama tiga puluh tahun.”
Ibnul Kharrath al-Isybiliy menyebutkan dari sebagian ahli ilmu, ia berkata, “Janganlah meremehkan adab, karena barangsiapa yang meremehkan adab, maka ia akan meremehkan sunah-sunah, dan barangsiapa yang meremehkan sunah-sunah, maka ia akan meremehkan yang wajib-wajib.”

Adab Penuntut Ilmu

Berikut ini beberapa adab penuntut ilmu yang perlu diperhatikan:
1.  Jujur dan Ikhlas
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (QS. At Taubah: 119)
Rasulllah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal itu tergantung niat, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai yang ia niatkan.” (HR. Bukhari)
Nab shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memberitahukan, bahwa orang yang pertama kali menjadi bahan bakar neraka adalah tiga orang, yang salah satunya adalah orang yang belajar agama dan mengajarkannya agar disebut sebagai orang ‘alim, dan orang yang membaca Alquran agar disebut qari’ (sebagaimana dalam hadis riwayat Muslim),  nas’alullahas salaamah wal ‘aafiyah.
Oleh karena itu, hendaknya seorang penuntut ilmu meniatkan di hatinya untuk menggapai ridha Allah dan mendapatkan kampung akhirat, menyingkirkan kebodohan dari dirinya serta menghilangkan kebodohan yang menimpa orang lain. Dia pun hendaknya berniat untuk menegakkan agama Islam dan menjaganya, karena Islam terjaga dengan ilmu. Sikap zuhud dan takwa pun tidak mungkin dicapai dengan kebodohan.
2. Mencari Ilmu yang Bermanfaat
Di antara doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah,
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَ مِنْ دُعَاءٍ لاَ يُسْمَعُ وَ مِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَؤُلاَءِ الْأَرْبَعِ
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, dari doa yang tidak didengar, dari jiwa yang tidak puas dan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung dari empat hal itu kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi dan Nasa’i dari Ibnu ‘Amr, dan diriwayatkan oleh Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim dari Abu Hurairah, dan Nasa’i dari Anas, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 1297).
Seorang penyair berkata,
مَا أَكْثَـرُ الْعِلْـمَ وَمَــا أَوْسَعَــهُ
مَنْ ذَا الَّـذِيْ يَقْــدِرُ أَنْ يَجْمَعَـهُ
إِنْ كُنْـتَ لاَ بـُدَّ لَـهُ طَـالِــبًا
مُحَاوِلاً، فَالْتَمِــسْ أَنْفَعَــــــــهُ
Alangkah banyak ilmu itu dan alangkah luasnya
Siapakah yang dapat mengumpulkannya
Jika kamu harus mencari dan berusaha kepadanya,
Maka carilah yang bermanfaat darinya.
3. Menyiapkan Alat Tulisnya
Imam Syafi’i berkata, “Sesungguhnya di antara penyebab terhalangnya ilmu adalah menghadiri majlis ilmu tanpa menyalinnya.”
Ada yang berkata, “Ikatlah ilmu dengan tulisan.” Ada pula yang berkata, “Ilmu itu binatang buruan, dan talinya adalah mencatat.”
Ada atsar (riwayat) dari Thawus, bahwa ketika ia menghadiri (majlis) Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, maka ia selalu menulis, sampai suatu ketika ia tidak memperoleh sesuatu untuk menulis, maka ia menulis di tangannya.”
4. Fokus Kepada Ilmu Tersebut
Ada seorang yang berkata,
الْعِلْمُ لاَ يُعْطِيْكَ بَعْضَهُ حَتَّى تُعْطِيَهُ كُلَّكَ
“Ilmu tidak akan memberikan sebagiannya kepadamu sampai kamu memberikan bagianmu semua kepadanya.”
5. Membersihkan Jiwa dari Akhlak yang Buruk
Ilmu yang bermanfaat adalah cahaya dari Allah yang diberikan-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Oleh karena itu, hendaknya seorang penuntut ilmu menjauhi dirinya dari hasad, riya’, ‘ujub, dan semua akhlak tercela. Imam Syafi’i berkata,
شَكَوْتُ إِلَى وَكِيْعٍ سُوْءَ حِفْظِيْ
فَأَرْشَدَنِيْ إِلَى تَرْكِ الْمَعَاصِى
فَإِنَّ الْحِفْظَ فَضْلٌ مِنَ اللهِ
وَفَضْلُ اللهِ لاَ يُعْطَى لِعَاصِى
Aku pernah mengeluh kepada Waki’ tentang buruknya hapalanku,
Maka ia menunjukiku agar meninggalkan maksiat
Karena hapalan adalah karunia Allah
Dan karunia Allah itu tidak diberikan kepada pelaku maksiat.
6. Manfaatkanlah usia muda untuk menuntut ilmu, meskipun usia tua bukan penghalang menuntut ilmu.
Hal itu, karena belajar di masa kecil seperti mengukir di atas batu, sedangkan belajar di masa tua seperti mengukir di atas air, karena disibukkan oleh banyak urusan. Meskipun begitu, Allah Subhaanahu wa Ta’ala berkuasa menjadikan seseorang kuat hapalan walaupun usianya telah lanjut.
7. Hendaknya Penuntut Ilmu Hadir dalam Keadaan yang Rapi dan Baik
Oleh karena itu, hendaknya ia tidak datang dalam keadaan menahan buang air, lapar, pikiran sedang risau dan sebagainya.
8. Bekerja Tidaklah Menghalangi Untuk Belajar
Para sahabat semuanya bekerja, namun setelah mereka bekerja, maka sisa waktunya mereka gunakan untuk belajar agama. Abu Sa’id berkata, “Kami berperang dan membiarkan seorang atau dua orang untuk mendengar hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu keduanya menceritakan kepada kami sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu kami juga menceritakan; kami katakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.” (HR. Ibnu ‘Asakir).
9. Bertahap Dalam Menuntut Ilmu
Hendaknya seorang penuntut ilmu mendahulukan yang terpenting di antara sekian ilmu, seperti ilmu tentang aqidah dan ibadah, serta yang dibutuhkan pada saat itu.
10. Harus Sabar
Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya dari Yahya bin Katsir, ia berkata, “Ilmu tidaklah diperoleh dengan jiwa-raga yang santai.
11.   Demikian juga hendaknya seorang murid, tidak memilih jenis ilmu menurut dirinya sendiri. Bahkan hendaknya ia serahkan masalah itu kepada guru. Karena guru memiliki pengalaman tentang hal itu.
12.   Duduk yang sopan. Oleh karena itu, hendaknya ia tidak bersandar. Demikian juga hendaknya ia tidak duduk dengan duduk orang yang sombong, yaitu dengan menaruh kaki yang satu di atas kaki yang lain.
13.   Hendaknya ia bertanya dengan baik, dan lebih baik lagi jika ia awali dengan mendoakannya, seperti mengucapan “Semoga Allah mengampuni engkau” dan menggunakan kata-kata yang lembut terhadapnya.
Imam Malik berkata, “Abu Salamah bin Abdurrahman bin ‘Auf pernah mendebat Ibnu Abbas sehingga banyak ilmu yang terhalang baginya.” Adh Dhahhak berkata, “Aku tidaklah mengambil ilmu ini dari para ulama kecuali dengan bersikap lembut kepada mereka.”
14. Tidak Malu Dalam Bertanya
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,” (QS. An Nahl: 43)
Aisyah berkata, “Sebaik-baik wanita adalah wanita Anshar, dimana rasa malu tidak menghalangi mereka belajar agama.”
Oleh karena itu, hendaknya seorang penuntut ilmu tidak malu bertanya, karena ilmu itu perbendaharaan, sedangkan kuncinya adalah bertanya.
Meskipun begitu, hendaknya ia tidak banyak bertanya kecuali jika dibutuhkan, tentunya dengan sikap sopan dan beradab.
15. Hadir di majlis sebelum guru datang.
16.Tidak memotong pembicaraannya.
17. Hendaknya ia memuliakan guru tanpa berlebihan. Hal itu, karena ia membawa kitabullah dan sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
18. Diam memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru.
Sufyan Ats Tsauriy rahimahullah pernah berkata:
اَوَّلُ الْعِلْمِ اْلإِسْتِمَاعُ ثُمَّ الْإِنْصَاتُ ثُمَّ الْحِفْظُ ثُمَّ الْعَمَلُ ثُمَّ النَّشْرُ
“Ilmu diawali dengan mendengarkan, lalu memperhatikan, kemudian menghapalnya, lalu mengamalkan kemudian menyebarkan.”
Bersambung….
Wallahu a’lam, wa shallallahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Oleh: Marwan bin Musa
Maraaji’:
  • Adab Thalibil ‘Ilmi (Syaikh KHalid bin Abdul ‘Aziz Al Huwaisain)
  • Aadabul ‘Ilmi (dari situs islam.aljayyash.net.)
  • Modul Akhlak (penyusun)   dll.
Artikel www.Yufidia.com


Read more https://yufidia.com/adab-menuntut-ilmu/

Minggu, 25 November 2012

Soal Latihan untuk Kelas 12 SMK


                                               SOAL LATIHAN UNTUK KELAS XII SMK

Choose A, B, C, or D that corresponds to the best answer
#No. 1 to 4 are according to the following dialogue
A: Santika Hotel. Asep speaking. (1)________
B: Yes, I’d like to (2) ____ a room for this weekend.
A: What kind of room do you like?
B: One room with single-large bed.
A: Let me see…. You’re lucky because there is one available. (3) ________  
B: Yes. Francovich.
A: (4) _______________
B: Sure. F-R-A-N-C-O-V-I-C-H.
1. a. What’s your name?
b. I may help you?
c. May I help you?
d. May you help me?

2. a. buy
    b. serve
    c. reserving
    d. reserve

3. a. Could you tell me your number?
    b. Could you tell me your name?
    c. What’s your room?
    d. What are you?

4. a. Could you spell that, please?
    b. Can I help you?
    c. Could you help me?
    d. Where do you live?

#No. 5 to 8 Choose word or phrase that has almost the same meaning

5. What’s up?
    a. Who are you?
    b. What’s the matter?
    c. How do you do?
    d. What are you?

6. It’s your turn!
    a. Watch out!
    b. Turn over!
    c. You’re next!
    d. You’re over!

7. Please take a seat!
    a. Please remove that chair!
    b. Please make room for me!
    c. Please make a chair!
    d. Please sit down!

8. What do you think?
    a. What is your opinion?
    b. What are you minding?
    c. What is your complaint?
    d. What do you know?



CHOOSING A CAREER
                If you want to advance in your career, you must be able to decide which jobs you will take. In other words, you must be careful to make some decisions about jobs you want to enter.
                If there is a job offer, please try to consider it carefully and evaluate whether it has value for your career or not. Of course, it may mean sacrifice at first, for example, you may have to move to a different country because you want to get a job that is right for you; you may have to work late hours, at least temporally; or even you might have to take a lower salary for a job that offers you the experience you need.
                But remember not to accept a job that is not related to your career goals. If you accept a job that is not within your career path, this will probably trouble yourself.
                Accepting such a job will not give you the training or experience you need or want. You will find yourself frustrated in such position and consequently you will not perform your best. Furthermore, this will have an effect on the people around you. They will not feel as if you are being part of the team.
                The best advice is to think carefully before accepting any position and make sure the job is one you want to have. Be sure that a career is a job or occupation which may be regarded as a long term activity to make a living. Once again, choose a job that is within your career path; namely, a job that is relevant to your skills.
 #No. 9 to 13 are according to the following text


















  
9. What is the most significant factor in evaluating a job?
    a. location
    b. How much you will like it
    c. salary
    d. Value to your career

10. What is NOT mentioned as a sacrifice for valuable job?
     a. not benefits
     b. moving
     c. low salary
    d. bad hours

11. What kind of job should you never accept?
    a. one that makes you work hard
    b. one that requires a long commute
    c. one that requires you to work nights
    d. one that related to your career goals

12. What is wrong with taking a job outside your career path?
    a. you won’t perform as well
    b. people will give you advice
    c. you will earn less
    d. you will be part of a team

13.What is the author’s best advice?
    a. Take the first job offered
    b. Consider changing careers
    c. don’t work with other people
    d. think before accepting a job

14. “It” in “…try to consider it…” line 3 paragraph 2 refers to …
    a. career                  b. job                                    c. decision           d. value

15. “salary” in line 6 paragraph 2 has almost the same meaning with …
    a. fare                       b. cost                                   c. wage                 d. price

16. If the smoke alarm rings, _____ the building quickly.
     a. is leaving            b. leaves                              c. leave                 d. will leave

17. If I ___ you, I would send the contract by courier
      a. am                       b. were                                                c. was                    d. is

18. If there ____ some restaurants near the hotel, the tourist would not have to take taxis.
     a. was                      b. will be                              c. would be                         d were

19. I’m phoning to you to ___ my reservation for Thursday night.
    a. confirming          b. confirm                           c. confess                            d. confuse

20. The following are two (2) main things that you must prepare to apply a job
    a. application letter and interview               
    b. application letter and curriculum vitae
    c. photo and curriculum vitae
    d. photo and application letter

# No. 21 to 25 Identify the one underlined word or phrase that should be corrected.

21.   If I live near the school, I would walk to school.
       A      B                    C                  D

22.   If the product have been successful, the company would have made a large profit.
     A                       B                                                            C            D

23.   Your parents will love you more if you become successful and honest person.
                            A                                B            C                            D

24.   If I was you, I would be a nice student.
 A     B                      C   D

25.   The applicants who meet the requirement for the position they will be contacted in order
                       A             B                                                  C
to schedule an on-site interview.
        D

The 16 Tenses_Active and Passive



F
U
T
U
R
E

P
E
R
F
E
C
T
C
O
N
T
I
N
U
O
U
S
ACTIVE
PASSIVE
P
R
E
S
E
N
T



S + V1
S + are/am/is + V3



S + are/am/is + V ing
S + are/am/is + being + V3



S + will (are/am/is + going to) + V
S + will (are/am/is + going to) + be + V3



S + will (are/am/is + going to) + be + V ing
S + will (are/am/is + going to) + be + being + V3



S + have/has + V3
S + have/has + been + V3



S + have/has + been + V ing
S + have/has + been + being + V3



S + will have + V3
S + will have + been + V3



S + will have + been + V ing
S + will have + been + being +V3
P
A
S
T



S + V2
S + were/was + V3



S + were/was + V ing
S + were/was + being + V3



S + would (were/was + going to) + V
S + would (were/was + going to) + be + V3



S + would (were/was + going to) + be + V ing
S + would (were/was + going to) + be + being + V3



S + had+ V3
S + had + been + V3



S + had+ been + V ing
S + had + been + being + V3



S + would have + V3
S + would have + been + V3



S + would have + been + V ing
S + would have + been + being +V3

 Contoh-contoh kalimat (secara berurutan berdasarkan tabel):
    1. Simple Present digunakan untuk menyatakan kebiasaan/ kegiatan rutin, fakta/kebenaran umum. Biasanya, ketika ini digunakan untuk menyatakan kebiasaan/kegiatan rutin, dalam kalimatnya disebutkan keterangan yang menunjukkan kerutinan seperti every day, every month, every morning, dsb. atau keterangan frekuensi (adverbs of frequency) seperti always, usually, dsb.

Aktif:     I   eat   breakfast     every morning.       >>    Saya      menyantap  sarapan      setiap pagi.
            S   V1       O       Adverb (complement)           S                 P             O                 K            

Pasif:     English     is     taught      by a woman in my class.      
                S        to be    V3               Complement
             >>       Bahasa Inggris   diajarkan      oleh seorang wanita di kelasku.
                                  S                   P                                 K

22. Present Continuous digunakan untuk menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung saat ini tak perduli kapan mulainya. Biasanya, di dalam kalimatnya disebutkan keterangan waktu seperti now, right now, dan at the moment. Present continuous juga bisa digunakan ketika ingin menyatakan kegiatan yang akan secara hampir pasti dilaksanakan. Seperti pada contoh kalimat aktif yang kedua, ketika pembicaranya mengatakan hal itu, dia sudah beli tiket pesawat, sudah berkemas dan sedang dalam perjalanan menuju bandara atau bahkan sudah di bandara dan beberapa saat lagi akan pergi dengan pesawat jet.

Aktif:     You        are         reading       English lesson       right now.  
                S        to be         V-ing                  O                     C
              >>           Kamu       sedang membaca         pelajaran Bahasa Inggris     saat ini.
                                 S                         P                                    O                         K

             I    am     leaving      on the jet plane.      >>     Saya     akan pergi     dengan pesawat jet.                
            S    to be   V-ing               C                              S                P                        K

Pasif:     My blog       is      being       accessed      by you now.   
                   S         to be                      V3                  C
             >>   Blog saya     sedang diakses                 olehmu sekarang.
                          S                       P                                        K            

33. Present Future digunakan untuk menyatakan kegiatan yang akan terjadi di masa depan (in the future). Keterangan waktunya tentu saja waktu di masa depan seperti next month, next year, tomorrow, in 2025, this afternoon, dsb. Pada kalimat aktif yang kedua, bulan Desember adalah waktu yang akan datang. Pembicara mengatakan kalimat ini di bulan November atau Oktober atau September dan seterusnya. Pada kalimat pasif yang kedua, sore adalah waktu yang akan datang. Pembicara mengatakan ini di siang hari atau pagi hari.

Aktif:     He          will         study     abroad next year.         
              S                           V                C
             >>           Dia          akan sekolah      di luar negri tahun depan.
                              S                     P                                K

            We         are         going to                have      final-term test     in December.
              S          to be                                   V                   O                   C
            >>           Kita        akan menghadapi        UAS       di bulan Desember.
                             S                        P                      O                      K

Pasif:     The car     will be     driven     by father next week.          
                  S                           V3                  C
             >>           Mobilnya             akan digunakan                     oleh ayah pekan depan.
                                   S                              P                                             K               

            My book     is       going to be     borrowed       by my friend this afternoon.          
                 S          to be                                V3                            C
            >>           Buku saya    akan dipinjam     oleh teman saya sore ini.
                                 S                     P                                 K            
                               
44. Present Future Continuous digunakan untuk menyatakan kegiatan yang akan sedang berlangsung di suatu waktu tertentu. Keterangan waktunya yakni waktu spesifik di masa yang akan datang seperti at 7 a.m. tomorrow, at 9 p.m. tonight, at 3 p.m. next(on) Monday, dsb.

Aktif:     I     will be     teaching    at 8 a.m. on Monday.    
             S                    V-ing                    C
             >>           Saya      akan sedang mengajar       jam 8 pagi hari Senin.
                               S                        P                                     K

            You     are     going to be     studying     at 9 a.m. on Wednesday.
               S     to be                           V-ing                       C
            >>           Kalian     akan sedang belajar       jam 9 pagi hari Rabu.
                               S                       P                                     K

Pasif:     English      will be being     taught    by me at 9 a.m. on Friday.
                 S                                    V3                       C
              >>   Bahasa Inggris     akan sedang diajarkan    oleh saya jam 9 pagi hari Jumat.
                                S                               P                                       K
                               
55. Present Perfect digunakan untuk menyatakan kegiatan telah dilakukan. Ketika ini digunakan untuk menyatakan kegiatan yang dimulai sebelum saat ini dan masih berlangsung hingga saat ini, ini bisa menggunakan keterangan waktu seperti for two hours, since yesterday, for a month, since three minutes ago, dsb. digunakan. Present perfect juga dapat digunakan ketika kita ingin menyatakan berapa kali kita telah melakukan suatu kegiatan.

Aktif:     I     have     eaten     breakfast.     >>           Saya       sudah menyantap    sarapan.
            S                   V3            O                               S                    P                    O

            I     have      known     my best friends     since 2002.         
           S                     V3                O                        C
            >>           Saya     telah mengenal      sahabat-sahabat saya     sejak tahun 2002.
                              S                  P                              O                                K
               
          She     has     watched      the movie       twice.                     
           S                      V3                O              C
          >>           Dia      sudah menonton      filmnya      dua kali.
                           S                  P                     O               K

Pasif:     The novel     has been     read     by her for one hour.     
                    S                              V3                  C
             >>           Novel itu    telah dibaca      olehnya selama satu jam.
                                  S                 P                                 K
               
66. Present Perfect Continuous digunakan untuk menyatakan seberapa lama suatu kegiatan sudah berlangsung. Keterangan waktu untuk menyatakan durasinya menggunkan since atau for seperti since 9 o’clock, for twenty minutes, dsb.

Aktif:     You      have been     reading     this     for some minutes.
                S                              V-ing      O                C  
              >>           Kamu      telah membaca     ini      selama beberapa menit.
                                 S                     P              O                    K

Pasif:     This text     has been being     reading    for some minutes.          
                   S                                      V-ing              C
             >>           Teks ini      telah dibaca    selama beberapa menit.
                                  S                  P                           K

77. Present Future Perfect
88. Present Future Perfect Continuous
99. Simple Past digunakan untuk menyatakan kegiatan yang terjadi di waktu lampau. Maka, keterangan waktu yang digunakan adalah waktu lampau seperti a week ago, yesterday, in 1990, last month, dsb.

Aktif:     He      met      them      two days ago.         >>           Dia     bertemu      mereka     dua hari yang lalu.
                 S         V2              O                C                                            S            P                       O                   K

Pasif:     My grandmother     was     visited     by us last Iedul Fitri. >>           Nenek saya       dikunjungi     oleh kami saat Iedul Fitri yang lalu.
                              S                      to be      V2                           C                                              S                           P                                        K

10.   Past Continuous digunakan untuk menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung di waktu spesifik di masa lampau. Keterangan waktu yang digunakan seperti at 10 p.m. last night, at 7 a.m. yesterday, dsb.

Aktif:     Students     were     learning     English       at 8 a.m. last Friday.       >>      Para siswa    sedang belajar     Bahasa Inggris     jam 8 pagi Jumat lalu.
                      S              to be       V-ing              O                             C                                                  S                         P                                 O                                                K

Pasif:     The homework      was      being     done    by him at 4 p.m. yesterday.       >>           PR    sedang dikerjakan     olehnya jam 4 sore kemarin.
                                S                 to be                        V3                           C                                                         S                    P                                                K

11.   Past Future digunakan bersama simple past untuk kalimat pengandaian.

Aktif:     If I were you,     I     would     study    seriously.     >>           Jika saya jadi kamu,   saya     akan belajar     dengan serius.
                Simple past,      S                         V2 C                                   simple past,             S                  P                             K

Pasif:     If the cake were not expired,    the cake     would be    eaten      by me.    >>           Jika kuenya tidak basi,  kuenya     akan dimakan    oleh saya.
                           Simple past,                                 S                                     V3               C                                    simple past,                     S                                P                     K
               
12.   Past Future Continuous digunakan untuk kalimat pengandaian juga.
13.   Past Perfect digunakan menyatakan kegiatan yang terjadi sebelum kegiatan yang lain di masa lampau. Atau ini digunakan ketika pembicara menyatakan dua kegiatan yang berbeda yang terjadi di waktu yang berbeda di masa lampau. Biasanya, ini digunakan dengan simple past.

Aktif:     He    had     locked      the door     before he went to bed last night. >> Dia    telah mengunci    pintu   sebelum dia tidur tadi malam.
                  S                      V3               O                              C                                                        S                 P                          O                            K

Pasif:     The door    had been    locked     before he went to bed last night. >>  Pintu      telah dikunci    sebelum dia tidur tadi malam.
                      S                                        V3                                    C                                                S                       P                                       K

14.   Past Perfect Continuous
15.   Past Future Perfect digunakan bersama Past Perfect untuk kalimat pengandaian dan juga penyesalan karena waktunya sudah berlalu dan kenyataannya berlawanan dengan kalimat yang dinyatakan.

Aktif:     I       would have     got     good scores     if  I had studied hard for National Exam.
                S                                    V3          O                            Past Perfect
>>           Saya       akan mendapat     nilai bagus    jika saya belajar keras untuk UN.
                   S                           P                         O                   

Pasif:     I    would have been     accepted     in my favorite school    if I had had good scores.
                S                                                   V3                        C                                      Past Perfect           
>>           Saya    akan diterima    di sekolah favorit saya   jika saya memiliki nilai yang bagus.
                   S                 P                                       K

16.   Past Future Perfect Continuous